Pages

Dec 13, 2014

Malu

Assalamualaikum
Hari ini hampir seharian bersama dengan teman-teman dan tambahan dua orang yang cukup istimewa. Kalau dilihat sepintas biasa saja seperti anak muda pada umumnya. Tapi ada yang berbeda dari dua anak muda ini yang membuatnya saya malu pada diri sendiri.

Apa perbedaan dari dua anak muda ini dari kebanyakan anak muda yang saya temui? Keduanya sama-sama aktivis dakwah. Yang satu adalah penghafal Quran dan baru saja khatam hafalannya dalam waktu yang cukup membuat takjub untuk saya yang menghafal 1 ayat saja demikian sulitnya. Yang satu lagi seorang penulis buku, aktivis organisasi islam, tapi yang membuat saya takjub justru cara bicaranya, orang ini cerdas! Kenapa memakai tanda seru? Ah ini saya simpan sendiri saja, harus bertemu orangnya baru ketahuan apa arti tanda seru tersebut.

Yang membuat saya malu, mereka di umur semuda itu bisa jadi seperti itu, saya dulu ke mana saja? Duh akan lama sepertinya hisab pertanyaan masa muda digunakan untuk apa ini.
Tidak hanya itu yang membuat saya semakin malu, mereka berdua, walau sambil bercanda, terkadang di sela obrolan mereka juga yang keluar celotehan tentang ayat, buku islam, dakwah islam
Saya dan teman-teman kalau bertemu apa yang di bahas? Ngerumpi? Mengeluh ABCD bla bla bla? Astaghfirullah....duh! Bertambah lagi waktu hisabnya.

Itu adalah hasil pengamatan saya seharian ini terhadap mereka berdua, karena saya cukup malu untuk mengajak berbicara dua anak muda ini Rizal Wahid dan Zaky Ahmad Rivai.
Inilah pembelajaran hari ini dari dua anak muda ini. Kebenaran hanya milik Allah dan saya tempatnya salah. Kalau yang bersangkutan baca tulisan ini mohon maaf kalau ada salah, ini hanya hasil pengamatan seharian.
Satu lagi, bagaimana orang tua mereka mendidik anaknya hingga jadi seperti ini? Lingkungan seperti apa yang sudah menempa mereka? PR besar!

Wassalamualaikum..

No comments:

Post a Comment