Tak pandai sebenarnya berbicara soal cinta-mencinta...
Tak tau apakah ini cinta atau hanya praduga.
Pernahkah kau merasa hangatnya rintik hujan yang menyapa wajahmu di bawah lampu sorot malam... Seakan kau tak ingin beranjak hingga udara malam yang dingin menyadarkanmu.
Pernahkah kau rasakan hembusan angin membelai lembut wajahmu.
Bukankah itu cinta?
Sapaan cinta Sang Pemilik Dunia
Dia yang ciptakan rintik hujan menyapa wajahmu
Dia yang perintahkan angin berhembus lembut ke arahmu
Dia yang berikan rasa damai di saat segala terlihat begitu kusut
Dia yang perintahkan air mata jatuh membasahi pipi di saat segala terasa tak tertahankan lagi.
Dia yang gerakan raga untuk segera menemuiNya kala seruannya memanggil
Bukankah itu cinta?
Pernahkah kau terpuruk begitu dalam, jauh dariNya dan tiada siapapun yang tarik kau kembali hingga Dia gerakkan hatimu untuk kembali padaNya
Pernahkah terpikir olehmu terkadang rasa sesak di hatimu yang terkadang tiba-tiba adalah pangilanNya untukmu agar menemuiNya, mungkin karena Dia rindu.
Tiadakah kau juga rindu padaNya?
Bukankah itu cinta?
Bersiaplah bila cintaNya menyapa, karena dalam bentuk apa cintaNya menyapa tiada yang menduga.
Dialah pembuat cerita cinta teromantis di dunia.
Apapun yang terjadi padamu saat ini, itu adalah cintaNya padamu.
Bersediakah kau menerima cintaNya yang begitu luar biasa begitu pula cinta dari kekasihNya?
Bila cintaNya menyapa, bersiaplah menyambutnya.
Jangan biarkan cintaNya berlalu begitu saja
Sungguh mungkin cintaNya akan kembali dalam waktu yang lama
Entah kita masih bisa atau tidak menyambutnya...
Maka bersiapla bila cinta menyapa....
Wassalamualaikum
No comments:
Post a Comment