Bismillah..
Assalamualaikum...
Entah sudah berapa kali melihat video ini, sembari terus memperbaiki artian dengan english yang belepotan, but i try. Dan tiap kali melihat video ini, tiap kali juga rasanya wajah ini ditampar begitu kerasnya.
Allah begitu cinta pada hambanya.
RasulNya pun begitu mencintai ummatnya yang belum pernah ditemuinya.
Rasanya malu sekali tiap diri ini berkata, memajang foto profil atau posting foto di berbagai medsos bertuliskan "I love Allah", "I love Muhammad saw", "I'm proud be Muslim", tapi belum ada apapun yang diri ini lakukan untukNya dan kekasihNya.
Bagaimana buktikan cinta itu? Apa yang bisa dilakukan? Melanjutkan dakwah orang mulia yang begitu dicintai, Muhammad saw.
"Dan hendaklah di antar kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, meyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung." (Ali Imran ; 104)
See, Allah pun pinta untuk lakukan apa yang kekasihNya lakukan berabad silam. DAKWAH. Dan yang lakukan itu adalah orang-orang yang beruntung. Tak maukah jadi salah seorang yang beruntung itu?
Tapi, tidak bisa dipungkiri pikiran negatif selalu berbarengan dengan hal positif. Rasa ketidakmampuan untuk melakukan dakwah karena pengetahuan tentang Islam yang kurang, tidak memiliki kemampuan komunikasi yang cakap, perasaan tidak bisa dan sebagainya akan selalu hadir. Tapi Rasul sudah tunjukkan contohnya, bahwa selalu selalu berpikiran POSITIF akan segala hal. Dan Allah katakan
"Kamu (umat Islam) adalah umat TERBAIK yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah." (Ali Imran : 110).
Allah katakan kamu adalah terbaik. TERBAIK. Tidak ada alasan lagi. Jika pikiran negatif selalu datang, HARUS selalu INGAT orang mulia hingga akhir zaman Rasul Allah Muhammad saw selalu berpikiran POSITIF.
Lakukan tanpa tapi dan nanti. SEKARANG.
Insha Allah BISA, luruskan niat LILLAH.
Jika dipikir terlalu banyak dosa sehingga rasa tak layak lakukan kebaikan, mohon ampun padaNya dan biarkan Dia yang menilainya, yang penting BERGERAK SEGERA lakukan pintaNya menyeru pada kebajikan walau baru bisa sebesar biji zarrah.
Allah tak pernah tidur. Allah selalu memperhatikan.
Tulisan ini sebagai pengingat diri ini yang begitu banyak dosa yang belum lakukan apa-apa untukNya.
Kesempurnaan hanya milik Allah semata dan saya tempatnya salah yang begitu banyaknya.
Semoga Allah ampunkan segala kesalahan saya. Aamiin
Wassalamualaikum...
No comments:
Post a Comment