Pages

Jan 7, 2011

Rindu Berada Di JalanMu

Cinta, maafkan diri ini....
Maafkan diri ini yang selalu mengkhianati cinta dan sayangMu. 
Maafkan diri ini yang selalu mengabaikan perhatianMu
Maafkan diri ini yang selalu absen di setiap pertemuan denganMu

Engkau tau Cinta, kuakui sejujurnya aku sangat dan selalu iri melihat para calon penghuni surga indahMu  yang setiap malam selalu menghabiskan sepertiga malamnya untuk bertemu denganMu. Berkeluh kesah mengadu padaMu. Meminta padaMu, walaupun permintaan mereka belum terwujud tidak lelah mereka selalu meminta kepadaMu dan walau entah permintaan mereka akan Engkau wujudkan atau Engkau ganti dengan yang lebih baik, mereka tetap memanjatkan syukur kepadaMu.

Apakah Engkau juga tau Cinta, aku juga sangat iri pada para calon penghuni surgaMu yang selalu menjaga padangannya, menjaga lisannya, menjaga diri dan hatinya. Mereka juga selalu Engkau jaga kemilaunya bagai mutiara yang selalu tersimpan rapat dalam cangkang kerangnya. Mereka pun selalu menjaga hatinya agar hanya ada namaMu di sana.

Aku?? Apa yang sudah kulakukan Cinta??
Dulu aku juga pernah berjalan untuk mengenalMu lebih dekat. Dulu aku juga berusaha menjaga padangan, diri dan hatiku. Tapi apa yang sudah aku lakukan? Hatiku tidak cukup kuat menahan buaian dunia. Hatiku tidak cukup tangguh melawan godaannya. Dan hatiku begitu lemah sehingga mudah diombang-ambing segala hal yang berbau dunia. Akhirnya akupun terlepas sangat jauh dari jalanMu.

Sekian lama, aku tersesat kembali ke jalan sebelum aku mulai mengenalMu. Di jalan ini, hal yang sama terus terulang kepadaku dan aku terus terbuai indah dunia Seringkali diri ini merasa rindu kepadaMu, ingin menghadapmu. Tapi hati ini terlalu tertutup dengan nafsu, sehingga rasa rindu kepadaMu harus sering terabaikan begitu saja. Seringkali pula dalam hati aku bertanya, 
"Apa yang ingin Engkau tunjukkan padaku?"
Tapi sekian lama pula aku berusaha meyakinkan bahwa semua ini adalah demi diriku sendiri dan sekian lama itu pula hati ini tertutup tak dapat melihat maksud baikMu.

Cinta, saat ini rindu itu kembali kurasakan. Aku sudah cukup lelah dengan hati yang terus berlari menghindari kejujuran. Kejujuran hati bahwa diri ini sangat rindu kepadaMu, sangat rindu ingin berada di jalanMu. Tapi lagi-lagi hati ini dibuai...

Cinta, inikah bentuk kasih sayangMu padaku??
Kasih sayang yang membuat agar hati ini hanya benar-benar untukMu
Kasih sayang yang membuatku benar-benar mengerti bahwa memang Engkaulah cinta sebenarnya
Kasih sayang yang membuatku benar-benar paham arti dari kalimat "tiada tempat kembali selain kepadaMu"
Jika seperti itu, maka Cinta...
Ijinkan aku berjalan di jalanMu
Bimbing aku di jalanMu
Jaga aku agar terus di jalanMu
Teguhkan hatiku agar hanya akan diisi dengan namaMu
Karena sungguh, aku sangat rindu berada di jalanMu....

No comments:

Post a Comment